Apa yang dipelajari di Program Studi S1 Farmasi?
Mahasiswa Program Studi S1 Farmasi UKWMS dibekali dengan berbagai mata kuliah yang meliputi bidang pelayanan kefarmasian maupun bidang pharmaceutical sciences, dengan mata kuliah spesifik antara lain:- Analisis Sediaan Farmasi
- Formulasi dan Teknologi Sediaan solida, semi solida, likuida, dan steril
- Sistem Penghantaran Obat
- Formulasi Obat Tradisional
- Kosmetika
- Dasar Farmasi Komunitas
- Farmakoterapi
- Farmakoekonomi
Apa yang dipelajari di Program Studi Profesi Apoteker?
Mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker FF-UKWMS dibekali dengan berbagai mata kuliah yang meliputi 2 bidang minat yaitu bidang minat Farmasi Industri dan minat Farmasi Klinis Klinik. Pendidikan PSPA ditempuh dalam waktu 1 tahun (2 semester) dengan beban studi 37 SKS yang meliputi 33 SKS matakuliah wajib dan 4 SKS mata kuliah pilihan termasuk Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Industri, Rumah Sakit, Apotek, Puskesmas, Pedagang Besar Farmasi, dan Pemerintahan.Bagaimana studi di Fakultas Farmasi UKWMS?
- Program pendidikan yang bersifat polivalen dengan keunggulan pada bidang industi farmasi yang didukung dengan mata kuliah spesifik untuk keunggulan tersebut.
- Tenaga pendidik dan kependidikan yang professional di bidangnya dan berkomitmen tinggi untuk pencapaian excellence.
- Kurikulum yang kompak dan up date yang memungkinkan untuk penyelesaian studi lebih cepat untuk PS S1- Farmasi dan lebih sesuai dengan kebutuhan stakeholder. Adanya program paket Profesi dan S2 Manajemen Stratejik yang dapat ditempuh dalam waktu 16 bulan.
- Pengembangan softskills mahasiswa melalui program sadari, mentorship, outbond, magang, studi ekskursi, dan point kegiatan kemahasiswaan (PK2).
- Fasilitas kelas dan laboratorium yang baik, dengan jumlah yang cukup.
- Berbagai beasiswa ditawarkan untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu secara financial.
- Jaringan alumni (ALFAWIMA) yang cukup kuat sehingga memudahkan dalam proses pencarian kerja setelah lulus dan pertukaran informasi antar alumni maupun terselenggaranya pendidikan berkelanjutan bagi alumni.
- Ditunjang dengan kerjasama antara Fakultas Farmasi dengan berbagai instansi:
Institusi
Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi (APTFI) dan berbagai institusi pendidikan anggota APTFI (Universitas Airlangga, Universitas Surabaya, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas dll.), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Indonesia, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Surabaya, International Society of Pharmaceutical Engineering (ISPE), Association of Asian School of Pharmacist (AASP), Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya, University College Sedaya International (UCSI)-Malaysia, dan Chongqing University-China.Industri Farmasi
PT Otto Pharmaceutical Laboratories, PT Indofarma, PT Phapros, PT Pertiwi Agung, PT Combiphar, PT Coronet Crown, PT Sanbe Farma, PT Aditamaraya Farmindo, PT Novartis Biochemie, PT Sandai Farma, PT Dexa Medika, PT Ferron Par Pharmaceutical, PT Schering Plough Indonesia, PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya, PT Otsuka Indonesia, PT Sidomuncul, PT Caprifarmindo, PT Bernofarm, PT Biofarma, PT. Bayer Indonesia, PT. Jamu Borobudur, PT. Javaplant, dan Merck Sharp & Dohme (MSD) Singapore.Rumah Sakit dan Puskesmas
Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, RS. Dr. Ramelan Surabaya, RS. Dr. Syaiful Anwar Malang, Rumah Sakit Vincentius A Paulo Surabaya, Pelabuhan Hospital Center (PHC), Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, RS dr Sarjito-Yogyakarta, Siloam Hospital Surabaya, Bumrungrad International Hospital-Thailand, dan berbagai Puskesmas yang ada di Surabaya.Apotek
Apotek Kimia Farma di Surabaya, beberapa Apotek swasta di Surabaya (Apotek Pandugo, Apotek Savira, Apotek Tirta Farma, Apotek Protha, dll.), PT Viva Generik, dan Apotek K-24.Layanan Kesehatan Lain
PT Prodia Surabaya
Apa dan di mana saja lulusan berkarir?
- Wirausaha dalam bidang obat, makanan/minuman, dan kosmetik.
- Industri obat, obat tradisional, makanan/minuman, kosmetika, dan alat kesehatan di bagian Research and Development (R & D), Produksi, Quality Control (QC), dan Quality Assurance (QA), purchasing, regulatory affairs, PPIC, business development, maupun menjadi konsultan bagi industri farmasi.
- Rumah sakit, klinik kesehatan, klinik kecantikan, laboratorium medis, sebagai Apoteker Penanggungjawab Apotek/supervisor.
- Instansi Pemerintah: Dinkes, BPOM, Kementerian Kesehatan RI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar